Jumat, 22 Oktober 2010

Kejadian 11 september 2001 [WTC] terdapat dalam Al-Quran?

Subhanallah ya?!

Siapa sangka Kejadian 11 september 2001 ini terdapat dalam Al-Quran.

Ternyata
Allah telah memberikan kabarnya 14 abad yang lalu tanpa diketahui oleh
manusia. Ini adalah salah satu mukjizat Al-Qur'an yang telah
membuktikan kejadian pada masa yang akan datang.

Tragedi WTC ada dalam Surah At-Taubah Ayat 109 :

Terjemahan

"Maka
apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa
kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang
yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh , lalu
bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam.
Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim."
Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim.

Pada Surah At-Taubah di atas telah disebutkan kata "JURUFIN HAR" yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan sebagai "ditepi jurang yang runtuh"
ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan
dikota New York tempat berdirinya WTC, iaitu : Jalan JERF HAR.

Subhanallah !!

Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001.

Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata-mata ) :


1. Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC , apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11.


2.
Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9),
apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9
dari Alquran.



3.
Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001 , apakah secara
kebetulan pula bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari
2001 huruf.



4.
Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah
mungkin kebetulan - berulang sampai 4 kali - bila hal tersebut sudah
tertulis dalam Surah At Taubah ayat 109.

SubhanAllah, Maha Suci Allah dan sungguh benar Muhammad adalah Rasul-Mu !
Sungguh benarlah firman-Mu :

"Kami
akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di
segenap penjuru langit dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah
bagi mereka bahawa Al Qur'an itu adalah benar. (Al Qur'an, surah Al
Fushshilat 53)

sumber: http://tkjonline.forumotion.com/agam...am-t21-120.htm

Selasa, 19 Oktober 2010

Miracle Of Kaaba & Angka Unik 1,618



Kalau saja tak di batasi setiap bulan haji di setiap tahunnya, ummat Islam yang mampu akan setiap tahun akan melaksanakan ibadah haji ke Mekkah. Setiap negara menurut peraturan hanya boleh mengirim jamaah hajinya 1 % dari jumlah penduduknya. Bayangkan, kalau tak di batasi… bisa jadi setiap tahunnya ummat Islam yang akan melakukan ibadah haji lebih dari 5 jutaan dan itu akan membuat “pusing tujuh keliling ” bagi pemerintah Saudi Arabia, mengapa ? Ya karena kalau lebih dari 5 jutaan jamaah haji, sedangkan di tempat-tempat melakukan ibadah Haji itu, seperti padang Arafah misalnya, luasnya ya segitu-segitu aja, tak pernah bertambah dan Untuk Masjidil Haram terus menerus di perluas dari abad ke abad, tapi tempatnya ya tetap terbatas.

Melihat kondisi demikian , makanya di Indonesia yang penduduknya mayoritas Islam dan terbesar ummat Islamnya di seluruh dunia, harus rela menunggu, karena di terbatasnya tempat, ada yang daftar haji tahun ini misalnya, baru akan berangkat 2-3 tahun ke depan. Bukan hanya Indonesia, di Arab Saudipun yang melaksanakan ibadah haji di batasi, bagi yang sudah melaksanakan pertama kali, nah untuk yang ke duanya, baru boleh lagi setelah 5 tahun ke atas. Tujuannya untuk memberikan kesempatan bagi yang belum melaksanakan haji, karena melaksanakan haji yang wajib, hanya sekali seumur hidup, yang ke dua dan seterusnya, hukumnya sunnah. Walaupun sunnah, kalau tak di batasi… yang mampu akan tiap tahun akan melaksanakan ibadah haji. Tak ada istilah” kapok ” bagi orang yang pernah melakukan ibadah haji, walaupun ibadah ini berat, banyak tantangannya dan butuh kekuatan fisik, mental serta biaya yang besar .

Kenapa Ka’bah begitu sangat menarik ? Padahal kalau di lihat dari sisi bangunannya, sangat sederhana, hanya bangunan berbentuk segi empat dan di buat dari batu biasa yang ditutup kain kiswah hitam yang di tulisi kaligrafi ayat-ayat Allah.Jawabanya ada dalam tulisan di bawah ini, itu hanya salah satu dari daya tarik ka’bah, yang lainnya tentu ya Iman, ya Islam dan lain sebagainya.

Bicara tentang Ka’bah memang tak akan ada habis-habisnya, walau sudah ditulis oleh sekian banyak orang dengan sekian banyak buku, dengan judul yang berbeda-beda, tapi intinya sama saja, Ka’bah ! Bagi Ummat Islam yang mampu, melaksanakan ibadah haji adalah kewajiban.

Ada yang menarik bagi kiblat ummat Islam yaitu Ka’bah, ternyata ka’bah selain sebagai titik sentral menghadap ketika sholat (dari manapun arahnya ke Ka’bah menghadapnya) namun Ka’bah mempunyai keajaiban lain, Miracle Of Kaaba ini terbukti dengan penelitian ilmuwan, ditemukan bukti adanya keajaiban yang akurat dengan ditemukannya angka unik 1,618. Angka satu koma enam ratus delapan belas ini, bisa cm, meter atau kilometer dst.

Dimana keajaibannya ? Ternyata dibangunnya Ka’bah oleh Nabi Ibrohim AS bersama putranya Nabi Ismail AS adalah titik sentral alam semesta. Jadi bukan asal di bangun dan bukan asal berdiri. Uniknya lagi … jarak dari ka’bah ke kutub utara dan jarak ka’bah ke kutub selatan, dimana jarak terpanjang di bagi dengan jarak terpendek hasilnya 1,618. Begitu juga jarak dari Ka’bah ke barat dan jarak ka’bah ke timur dimana sisi panjang di bagi sisi pendeknya, juga ketemu angka 1,618.

Begitu juga jarak diagonal ka’bah di peta, dari jarak sisi panjang ke sisi jarak pendeknya di bagi dua, akan menghasilkan jarak 1,618. Dan jarak dimana ka’bah ke Timur dan ke Barat lebih semetris di bandingkan dengan jarak dari Greenwich Mean time ( GMT ).

Di London yang dijadikan titik sentral untuk menentukan waktu dari 0 (nol ) derajat ke barat sejauh 180 derajat dan 0 (nol) derajat ke timur sejauh 180 derajat yang bertemu di Samudera Pasifik,sebenarnya tidak akurat, jadi menurut konsep ini mestinya pembagian waktu yang tepat bukan dari kota London, tapi kota Mekkah, Allahu Akbar.

Lebih ajaib lagi… jarak angka ajaib itu juga ada dalam tubuh manusia, Misalnya jarak panjang tangan kita dari mulai jari sampai sikut dan dari sikut ke bahu, bila jarak itu di bagi sisi panjangnya dengan sisi pendeknya, maka hasilnya 1,618. Begitu juga muka kita, bila sisi panjangnya di bagi sisi pendeknya, akan ketemu angka 1,618. Coba ukur setiap jari tangan kita, ternyata bila sisi panjangnya dibagi dengan sisi pendeknya hasilnya juga 1,618 dst.